Disaat menghadiri training di salah satu vendor SDM, aku diberikan pertanyaan oleh trainer seperti ini :
Trainer : "Dian, apa kelemahan kamu?"
aku sempat terdiam dan berfikir lumayan lama dan aku berkata,
Aku : "Saya tipekal orang yang sulit untuk beradaptasi pak"
dan trainer itu hanya merespon dengan kata,
Trainer : "Baiklah"
dan ia langsung bertanya kepada peserta training lainnya.
Setelah aku menjawab pertanyaan itu kemudian saya berfikir, sebenarnya apa benar yang saya ucapkan tadi? dan sebenernya masih adakah kelemahan aku lainnya?
Sepanjang perjalanan pulang, aku terus berfikir apakah kelemahan saya yang sebenarnya? Kemudian saya seperti melihat kejadian-kejadian yang sering sekali membuat saya selalu berfikir dan resah. Ternyata, tanpa aku sadari bahwa aku termasuk orang yang 'perasa'. Mudah sekali merasa tersinggung atas perkataan orang lain, selalu berfikir apa salah saya? mengapa?, hal kecilpun bisa menjadi besar dipikiran saya.
Oleh karena itu saya sering sekali gelisah dan tidak adanya ketenangan sebelum saya menyelesaikannya ataupun mengetahui penyebabnya. Rasa itu bisa hilang dengan menyaksikan hiburan di TV, namun itu bersifat sementara tidah seutuhnya hati saya tenang. kemudian saya mengambil air wudhu dan membaca ayat demi ayat Al-Qur'an. Selama membaca Al-quran, saya mencoba untuk fokus, melunturkan segala yang ada dipikiran.
Dan keajaiban itu datang, ketika selesai saya membaca Al-qur'an. Hati yang tidak tenang sebelum membaca Al-qur'an kini hilang bahkan perasaan jiwa amat tenang. Dan alhamdulillah seiring bertambahnya usia saya terus berpikir bahwa saya harus memperbaiki diri menjadi lebih baik, karena sesungguhnya orang yang tidak ada perubahan untuk menjadi lebih baik itu amatlah rugi.
Keajaiban Al-qur'an, Masyaallah
;D
ini saya berikan video yg insyaallah dapat bermanfaat & dapat menyadarkan kita semua tentang kerugian bila kita tidak membaca Al-quran
