Jumat, 25 Juni 2010

Kelas Ektensi FE-UIA

Siapa bilang kerja ngga bisa kuliah??

Universitas Islam Asyafiiyah memiliki Program perkuliahan kelas ektensi FE-UIA, dimana perkuliahan diadakan setiap hari sabtu pukul 08.00-17.30 wib. Anda masih dapat berkuliah sambil bekerja.

Fasilitas : 
  • Ruang belajar yang nyaman dan ber AC
  • Perpustakaan yang lengkap
  • Laboratorium komputer berAC
  • Laboratorium minibank berAC
  • Area parkir yang luas dan aman
  • Sarana ibadah yang bersih
  • Mendapatkan snack 2x sehari
  • Air mineral free di setiap kelas

Program studi :
  • Manajemen (S1) terakreditasi B dengan SK Nomor. 027/BAN-PT/AK-XII/S1/IX/2009
  • Akuntansi (S1) terakreditasi B dengan SK Nomor. 028/BAN-PT/AK-IX/S1/1/2006

Struktur organisasi
Rektor : DR. H. TUTY ALAWIYAH AS.
Dekan :  H. KARNAEN A. PERWATAATMADJA, SE, MPA, FIIS

Rincian Pembayaran Setiap Semester :
Pembayaran I : Rp. 1.770.000,-
   Dengan rincian :
   1. SPP+MODUL+SNACK (2X)   = Rp. 620.000,-/bulan
   2. Kemahasiswaan                          = Rp. 380.000,-
                                                             (hanya sekali bayar)
   3. Biaya Pendaftaran                       = Rp. 150.000,-
                                                             (hanya sekali bayar)
Pembayaran II  : Rp.620.000,-
Pembayaran III : Rp.620.000,-
Pembayaran IV : Rp.620.000,-
Pembayaran V  : Rp.620.000,-


Rabu, 02 Juni 2010

..Keinginan..

Disaat seseorang sudah mengerti dirinya..
Apa yang dia ingin?
Apa yang dia butuhkan?
Dan apa yang dia harapkan? sekarang-sekarang ini.

Mengapa kejadian realnya tidak seperti yang dia harapkan?
Mengapa setiap sebuah keinginan yang sudah memuncak itu, mesti dijatuhkan oleh suatu kejadian yang sepertinya hanya sepele??
Dalam hitungan menit bahkan detik keinginan itu bisa saja hilang dan membuatnya merasa 'Tak dapat dan tak akan diraihnya' lagi?

Dia bertanya,,
Apakah keinginan ini tak pantas untuk dirasakannya?
Apakah Yang Maha Kuasa belum dapat mengabulkannya?
Apakah semua usahanya kurang?
Atau..
Apakah sebenarnya semua adalah kesalahannya yang tak sadar akan tingkah lakunya sehingga dia terjerumus dalam pengharapannya sendiri?

Kini dia hanya bisa terus berharap..
dan
Meyakini bahwa ini keinginan yang tak mau ditunda..
Apakah ini keegoisan?
entahlah..