Senin, 06 Januari 2014

Al-qur'an selalu membuatku tenang

Disaat menghadiri training di salah satu vendor SDM, aku diberikan pertanyaan oleh trainer seperti ini :
Trainer : "Dian, apa kelemahan kamu?"
aku sempat terdiam dan berfikir lumayan lama dan aku berkata,
Aku : "Saya tipekal orang yang sulit untuk beradaptasi pak"
dan trainer itu hanya merespon dengan kata,
Trainer : "Baiklah"
dan ia langsung bertanya kepada peserta training lainnya.

Setelah aku menjawab pertanyaan itu kemudian saya berfikir, sebenarnya apa benar yang saya ucapkan tadi? dan sebenernya masih adakah kelemahan aku lainnya?

Sepanjang perjalanan pulang, aku terus berfikir apakah kelemahan saya yang sebenarnya? Kemudian saya seperti melihat kejadian-kejadian yang sering sekali membuat saya selalu berfikir dan resah. Ternyata, tanpa aku sadari bahwa aku termasuk orang yang 'perasa'. Mudah sekali merasa tersinggung atas perkataan orang lain, selalu berfikir apa salah saya? mengapa?, hal kecilpun bisa menjadi besar dipikiran saya.

Oleh karena itu saya sering sekali gelisah dan tidak adanya ketenangan sebelum saya menyelesaikannya ataupun mengetahui penyebabnya. Rasa itu bisa hilang dengan menyaksikan hiburan di TV, namun itu bersifat sementara tidah seutuhnya hati saya tenang. kemudian saya mengambil air wudhu dan membaca ayat demi ayat Al-Qur'an. Selama membaca Al-quran, saya mencoba untuk fokus, melunturkan segala yang ada dipikiran.

Dan keajaiban itu datang, ketika selesai saya membaca Al-qur'an. Hati yang tidak tenang sebelum membaca Al-qur'an kini hilang bahkan perasaan jiwa amat tenang. Dan alhamdulillah seiring bertambahnya usia saya terus berpikir bahwa saya harus memperbaiki diri menjadi lebih baik, karena sesungguhnya orang yang tidak ada perubahan untuk menjadi lebih baik itu amatlah rugi.


Keajaiban Al-qur'an, Masyaallah
;D

ini saya berikan video yg insyaallah dapat bermanfaat & dapat menyadarkan kita semua tentang kerugian bila kita tidak membaca Al-quran



Sabtu, 21 Desember 2013

Desa Pantai bakti, Muara Gembong

Tepatnya bulan Maret 2013 kemarin saya beserta teman-teman saya dari FE UIA diberikan kepercayaan untuk mengikuti kompetisi "Hibah Bina Desa" yang diselenggarakan oleh DIKTI Jakarta.

Sehubungan dengan itu kamipun direkomendasikan oleh salah satu dosen pendamping kami untuk melakukan survey desa di daerah Bekasi, lebih tepatnya di desa muara gembong, Bekasi.

untuk menuju kesana kami harus melewati suau kawasan hutan bakau, dan kali itu adalah kali pertama saya melihat kawasan yang di samping kanan dan kiri jalan adalah hutan bakau.




Setelah melewati hutan bakau, kemudian kami harus melewati sungai citarum terlebih dahulu dengan menggunakan sarana transportasi "Eretan". Eretan merupakan sebuah perahu kecil yang digunakan untuk menyebrangi sungai..



Setelah itu barulah kita sampai di desa Pantai bakti Kec.Muara Gembong kab.Karawang.

Disana kami bertemu dengan kepala desa dan sempat bertanya-tanya tentang keadaan MCK ataupun kebersihan yang sudah ada.


Dan ini lah yang menjadi penyebab saya memposting tentang perjalanan saya ke muara gembong.
Saya bertemu dengan beberapa anak-anak, mereka bersama-sama meminta untuk di foto dan meminta kami untuk memfoto mereka dan memasukkannya ke internet... lucu yaahh..
dan inilah mereka..

Yang membuat saya terkejut lagi adalah, masih adanya hamparan sawah yang cukup luas di daerah Bekasi.

Begitulah perjalanan saya dan teman-teman saya ke Desa Pantai bakti, Muara gembong Bekasi..